Pada akhir 2025, manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan dengan gegap gempita. Semua indikator tampak bertumbuh positif. “Tahun 2025 menjadi tahun pembuktian ketahanan dan kesiapan pasar modal Indonesia. Meskipun di tengah tekanan domestik dan global yang tinggi, pasar mampu menjaga stabilitas, bangkit kembali, dan menorehkan kinerja yang solid,” demikian kata Iman Rachman, yang ketika itu menjabat Direktur Utama BEI.
Pada akhir 2025, manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan dengan gegap gempita. Semua indikator tampak bertumbuh positif. “Tahun 2025 menjadi tahun pembuktian ketahanan dan kesiapan pasar modal Indonesia. Meskipun di tengah tekanan domestik dan global yang tinggi, pasar mampu menjaga stabilitas, bangkit kembali, dan menorehkan kinerja yang solid,” demikian kata Iman Rachman, yang ketika itu menjabat Direktur Utama BEI.
Pada akhir 2025, manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan dengan gegap gempita. Semua indikator tampak bertumbuh positif. “Tahun 2025 menjadi tahun pembuktian ketahanan dan kesiapan pasar modal Indonesia. Meskipun di tengah tekanan domestik dan global yang tinggi, pasar mampu menjaga stabilitas, bangkit kembali, dan menorehkan kinerja yang solid,” demikian kata Iman Rachman, yang ketika itu menjabat Direktur Utama BEI.
Pada akhir 2025, manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan dengan gegap gempita. Semua indikator tampak bertumbuh positif. “Tahun 2025 menjadi tahun pembuktian ketahanan dan kesiapan pasar modal Indonesia. Meskipun di tengah tekanan domestik dan global yang tinggi, pasar mampu menjaga stabilitas, bangkit kembali, dan menorehkan kinerja yang solid,” demikian kata Iman Rachman, yang ketika itu menjabat Direktur Utama BEI.
Pada akhir 2025, manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan dengan gegap gempita. Semua indikator tampak bertumbuh positif. “Tahun 2025 menjadi tahun pembuktian ketahanan dan kesiapan pasar modal Indonesia. Meskipun di tengah tekanan domestik dan global yang tinggi, pasar mampu menjaga stabilitas, bangkit kembali, dan menorehkan kinerja yang solid,” demikian kata Iman Rachman, yang ketika itu menjabat Direktur Utama BEI.
Pada akhir 2025, manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan dengan gegap gempita. Semua indikator tampak bertumbuh positif. “Tahun 2025 menjadi tahun pembuktian ketahanan dan kesiapan pasar modal Indonesia. Meskipun di tengah tekanan domestik dan global yang tinggi, pasar mampu menjaga stabilitas, bangkit kembali, dan menorehkan kinerja yang solid,” demikian kata Iman Rachman, yang ketika itu menjabat Direktur Utama BEI.
